Sienna Rae

\ημίθεος ❨demēˌɡäd.❩\

The Descendants of Apollo.
One who possess characteristics of a god and a mortal.

Also contains power of awesomeness.

Navigation



Basic Information


CharacteristicsInformation
Name Sienna Rae
Japanese nameSakaguchi Sena
Kanji 坂口 星奈
Nickname Sena, Sienna
Age 17
Birthday 20th July
Gender Female
Blood Type AB+
Zodiac Cancer
Sexual Orientation Straight
RaceDemigod
Status Alive
Face Claim Eriri Spencer Sawamura (mainly) / Mary Macbeth

Appearance


CategoryPhysical Traits
Height157 cm
Weight46 kg
Hair ColorBlonde
Eye Color Blue (originally)
Green (with lenses) 

Sienna memiliki tubuh yang tidak terlalu tinggi dan ramping dengan kulit berwarna pucat. Rambutnya lurus berwarna pirang seperti ayahnya. Biasanya rambutnya diikat dua dengan pita biru di kedua sisi kepalanya.

Kedua matanya berwarna biru muda, warisan dari kedua orang tuanya. Namun terkadang ia memakai lensa kontak hijau karena menurutnya memiliki mata berwarna hijau itu keren. Ia memiliki senyum yang cerah, yang bisa menghangatkan hati siapa saja yang melihatnya. Dan seperti sang ayah yang rupawan, ia juga merupakan seorang gadis yang cantik.


Personality


Pada dasarnya Sienna merupakan orang yang periang, hangat, dan enerjik. Ia selalu ramah pada orang yang ia kenal maupun yang tidak. Namun walaupun begitu, terkadang ia cukup gampang kesal jika diprovokasi. Selain itu, ia terlalu 'perasa' dan terkadang terlalu menggunakan hatinya dalam berbuat atau berpikir. Karena dia orang yang 'perasa', seringkali ia mudah membaca perasaan atau kebutuhan orang lain.

Sama seperti sang ayah, ia cukup mudah tergoda dengan laki-laki (kalau ayahnya sih perempuan walau ada cowo juga). Ia suka bersosialisasi dengan orang lain dan juga pandai berkomunikasi. Ia juga merupakan orang yang terlalu cinta pada dirinya sendiri dan terkadang lebih mementingkan dirinya sendiri daripada orang lain seperti kebanyakan anak Apollo lain.

LikesDislikes
KopiLift
Cheese cakeFilm horror
Menyanyi Kucing
Shopping Tempat gelap
Pagi hariHujan

History


Sienna merupakan makhluk setengah dewa setengah manusia, atau yang biasa disebut demigod. Ibunya merupakan manusia biasa, sedangkan ayahnya merupakan salah satu dewa bangsa Olympia; Dewa Apollo. Sampai Sienna berumur 12 tahun, ia tidak mengetahui sama sekali tentang identitas sang ayah. Ibunya mengatakan bahwa ayahnya meninggal dalam kecelakaan lalu lintas dan belum sempat menikahi ibunya secara resmi.

Saat kecil, Sienna tinggal di Amerika bersama ibunya. Mereka tinggal di sebuah apartemen kecil di New York. Hidupnya normal seperti gadis biasa, namun hal itu hanya bertahan sampai ia menginjak umur 12 tahun. Sejak kecil, ia selalu merasa diperhatikan— atau bahkan diincar oleh sesuatu. Tapi ia tidak pernah tau apa dan siapa yang menargetkannya. Namun untungnya, sampai besar ia berhasil selamat dari apa pun itu yang mengincarnya.


Ia berteman dengan seorang anak lelaki pincang yang adalah tetangganya sejak kecil. Namun ia seringkali membuat Sienna kesal karena terus mengikutinya kemana-mana. Sienna pun seringkali mengabaikan permintaan temannya tersebut untuk pergi bersama, yang pada akhirnya pada suatu hari ia sesali. Dikala ia menuju ke taman sendirian, sebuah monster menyerangnya— dan tentunya hanya ia yang dapat melihat monster tersebut. Oleh karena itu, tidak ada seorang pun yang datang menolongnya. Ia sendiri juga sama sekali tidak punya pengalaman bertarung sehingga tidak bisa memberi perlawanan.

Untungnya, bala bantuan datang secara tiba-tiba. Temannya yang ternyata sedari tadi ternyata membuntutinya diam-diam datang untuk menyelamatkannya. Ternyata ia adalah satir— makhluk yang ditugaskan untuk mencari anak blasteran di dunia manusia fana. Walau tak berhasil membunuh monster tersebut, mereka pun berhasil kabur. Dari situlah ia mulai mengetahui tentang apa yang mengincarnya sejak kecil— yaitu para monster. Pengetahuan mengenai peradaban para dewa dewi Olympia yang ia kira hanya mitos dan tentang jati dirinya yang sesungguhnya juga ia peroleh dari sang satir.

Setelah kejadian tersebut, ia akhirnya mulai mendatangi sebuah perkemahan musim panas yang diperuntukkan bagi anak-anak sepertinya— anak dari para dewa dewi dengan manusia. Disana mereka dilatih untuk bertarung bersama. Terletak di kota yang sama dengan dimana ia tinggal, perkemahan itu disebut Camp Half-Blood atau Perkemahan Blasteran.

Karena belum mengetahui siapa ayahnya, Sienna ditempatkan di Pondok Hermes— Dewa Perjalanan. Disitulah semua anak yang belum 'diakui' oleh ayah atau ibu dewatanya tinggal. Ketika di sana, berbagai pelatihan ia jalani bersama teman-teman sepondoknya— entah yang benar-benar anak Hermes, atau yang belum diakui seperti dirinya. Latihan panahan adalah favoritnya dan ia sangat hebat melakukannya— jarang sekali ia meleset dari sasaran. Walaupun sudah ada pertanda ia anak Apollo, namun ayahnya tersebut belum juga mengakuinya. Dan tanpa pengakuan, ia tidak berpindah pondok.

Seminggu setelah ia berada disana, akhirnya ia mendapat pengakuan dari sang ayah, Dewa Apollo. Tepatnya di saat para pekemah baru saja selesai main tangkap bendera, yaitu permainan yang cukup sering dilakukan disana, muncul sebuah simbol matahari di atas kepalanya. Sejak itu, ia berpindah ke Pondok 7, Pondok Apollo, dan tinggal bersama saudara-saudaranya yang lain.

Sejak saat itu, setiap musim panas ia selalu rutin mengunjungi perkemahan tersebut untuk berlatih. Selain agar liburan musim panasnya tidak membosankan, tentu saja. Namun ketika ia beranjak naik ke bangku SMA, ibunya memutuskan untuk mengajaknya pindah ke Jepang karena urusan pekerjaan. Karena tidak ada pilihan lain, akhirnya ia pun ikut bersama sang ibu pergi ke Jepang. Walaupun begitu, ia selalu menyempatkan kembali ke Amerika setiap musim panas untuk mengikuti perkemahan lagi.


Abilities


ADHD: Seperti demigod lainnya, ia terlahir dengan refleks untuk bertarung yang baik dan juga memiliki 'sense bertarung' untuk mengetahui gaya bertarung lawannya. Oleh karena itu, sulit baginya untuk duduk diam atau terfokus pada satu hal saja karena tubuhnya sudah 'tersistem' untuk bergerak lincah dalam pertarungan.

Diseleksia: Seperti demigod lainnya, ia kesulitan membaca alfabet, tetapi dapat membaca tulisan Yunani kuno dengan lancar.

Archery: Sebagai anak Apollo, ia dilahirkan dengan kemahiran memanah yang hanya bisa ditandingi oleh para pemburu Artemis. Ia juga mahir dalam aktifitas yang berhubungan dengan menembak target, seperti basket.

Athletic Skills: Sienna memiliki kemahiran dalam berbagai kegiatan yang memakai fisik.

Vitakinesis: Sienna dapat menyembuhkan orang yang terluka hanya dengan menyanyikan pujian pada ayahnya dalam bahasa Yunani kuno.

Swordsmanship: Ia bisa bertarung menggunakan pedang, tetapi tidak sebaik ketika ia menggunakan busur dan panah.

Musical Ability: Seperti anak Apollo lainnya, ia mahir dalam bermusik dan dalam bidang kesenian lainnya.

Audiokinesis: Ia dapat membuat suara siulan ultrasonik yang dapat mengejutkan lawannya, membuat mereka bingung dan telinga mereka berdenging.

Couplets Curse: Seperti anak Apollo lainnya, ia dapat mengutuk orang lain agar berbicara dengan bait yang berirama. Kutukan tersebut dapat memakan beberapa hari atau bahkan beberapa minggu untuk hilang.


Relationships


Apollo
Ia adalah ayah dewata dari Sienna dan Sergio. Pertemuan dengan sang ibu membuatnya jatuh cinta dan akhirnya membuahkan kelahiran Sienna dan Sergio di dunia. Menjadi keturunannya menyebabkan Sienna memiliki beberapa kekuatan dewata dan juga penampilan yang sama dengannya.
Sergio Rae
Sergio adalah kembaran dari Sienna yang telah meninggal dunia. Di saat masih kecil, mereka sering bermain dan berpetualang bersama. Sayangnya, salah satu petualangan mereka mengambil nyawa Sergio. Ketika mereka berdua sedang bermain di hutan, mereka diserang oleh monster karena bau mereka yang menarik perhatian ketika sedang bersama. Ia mengorbankan dirinya sendiri agar Sienna dapat kabur.
Anne Sumeragi
Pertemuan pertama Sienna dan Anne dimulai dari kuil milik sang ayah, Apollo. Kunjungan Sienna hanyalah untuk penghormatan bagi sang ayah, namun ia malah melihatnya sedang berlatih dengan seorang gadis. Dimulai dari perkenalan dari sang Dewa, kini mereka sering berlatih di kuil Apollo bersama, dengan sang Dewa maupun tanpanya.

Trivia


✖ Ia mengidap Claustrophobia (ketakutan akan ruang kecil yang tertutup).
✖ Ia alergi terhadap bulu kucing.
✖ Salah satu keinginan terbesarnya dalam hidup yaitu mengelus kucing, namun ia tidak bisa karena alerginya.
✖ Ia memanjangkan rambut karena menurutnya rambut yang berkibas saat melakukan pertarungan/latihan terlihat keren.
✖ Cukup tahan terhadap makanan pedas.
✖ Paling tidak bisa disuruh berbohong.
✖ Ketika berbohong, ia akan menggaruk telapak tangannya.


Writer's Note


↪ Original Character ini adalah pure ide dari saya sendiri tanpa ada maksud untuk mencontoh karakter lainnya.
↪ Karakter ini diilhami dari Riodanverse dan maklum bila ada kemiripan.
↪ Saya selalu terbuka untuk melakukan plot baik di Timeline ataupun di DM.